Kenali Istilah Statistik: GSBPM untuk Mewujudkan Data Berkualitas
Penyelenggaraan kegiatan statistik membutuhkan proses yang terstruktur agar data yang dihasilkan berkualitas, dapat dipertanggungjawabkan, dan mampu mendukung pengambilan keputusan. Salah satu acuan yang digunakan secara internasional adalah Generic Statistical Business Process Model (GSBPM).
GSBPM merupakan model proses bisnis statistik yang menjadi kerangka dalam penyelenggaraan kegiatan statistik, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi. Penerapannya bertujuan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan secara sistematis, terdokumentasi, serta memiliki mekanisme penjaminan kualitas.
Melalui penerapan GSBPM, instansi dapat memiliki alur kerja statistik yang lebih terarah. Selain itu, dokumentasi pada setiap tahapan dapat membantu memastikan proses penyelenggaraan statistik berjalan sesuai kebutuhan dan menghasilkan data yang berkualitas.
Secara umum, GSBPM mencakup delapan tahapan utama, yaitu:
1.Identifikasi Kebutuhan
2.Perancangan
Menyusun rancangan kegiatan statistik, termasuk metodologi, konsep, definisi, dan instrumen yang akan digunakan.
3.Pembangunan
Menyiapkan dan mengembangkan metode, instrumen, sistem, serta perangkat pendukung yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan statistik.
4.Pengumpulan
Menghimpun data sesuai dengan rancangan dan metode yang telah ditetapkan.
5.Pengolahan
Memproses data yang telah dikumpulkan agar siap digunakan untuk analisis, termasuk melalui pemeriksaan dan penyiapan data.
6.Analisis
Mengolah dan menafsirkan hasil statistik untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan tujuan kegiatan.
7.Diseminasi
Menyebarluaskan hasil statistik kepada pengguna melalui media atau sarana yang sesuai.
8.Evaluasi
Menilai pelaksanaan kegiatan statistik untuk mengidentifikasi kendala, memperbaiki proses, dan meningkatkan kualitas kegiatan berikutnya.
Tahapan tersebut dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan kegiatan statistik pada masing-masing instansi. Dengan demikian, GSBPM tidak hanya menjadi acuan dalam mengatur alur kerja, tetapi juga mendukung dokumentasi proses bisnis dan penerapan penjaminan kualitas pada setiap tahap penyelenggaraan statistik.
Pengenalan dan penerapan GSBPM menjadi bagian penting dalam mendorong penyelenggaraan statistik yang lebih terstruktur dan berkualitas. Dengan proses yang terdokumentasi dan berorientasi pada kualitas, data statistik diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar perencanaan, evaluasi program, dan pengambilan kebijakan.