\

Waspada Unggah Foto ke Aplikasi AI, Data Wajah Bisa Disalahgunakan

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin pesat dan menghadirkan berbagai kemudahan, salah satunya dalam mengedit foto. 

Hanya dalam hitungan detik, pengguna dapat mengubah  foto melalui berbagai aplikasi berbasis AI. Namun, dibalik kemudahan tersebut, masyarakat perlu memperhatikan keamanan data pribadi, terutama saat mengunggah foto wajah ke layanan digital.

Dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), data biometrik termasuk dalam kategori data pribadi yang bersifat spesifik. Gambar wajah merupakan salah satu informasi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengunggah foto wajah ke aplikasi atau layanan berbasis AI.

“Masyarakat perlu waspada saat mengunggah foto wajah ke layanan AI karena data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk membuat deepfake, penipuan digital, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan verifikasi wajah. Karena itu, pastikan layanan yang digunakan memiliki kebijakan privasi yang jelas dan jangan sembarangan memberikan akses terhadap data pribadi,” imbaunya, Senin (5/10/26).

Ia berharap, perkembangan teknologi AI dapat diiringi dengan peningkatan literasi digital masyarakat sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak tanpa mengabaikan keamanan dan privasi data pribadi.

“Teknologi AI memberikan banyak kemudahan dan manfaat, tetapi penggunaannya juga perlu diiringi dengan literasi digital yang baik. Masyarakat perlu memahami risiko dan mempertimbangkan data yang dibagikan sebelum menggunakan layanan AI, terutama ketika menyangkut foto wajah dan data pribadi,” harapnya.


Untuk menjaga keamanan data pribadi, masyarakat dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

1.Periksa kebijakan privasi layanan AI. Pastikan memahami bagaimana foto dan data yang diunggah dikumpulkan, disimpan, dan digunakan.

2.Pertimbangkan privasi orang lain. Sebelum mengedit foto teman, keluarga, pasangan, anak, atau orang lain menggunakan AI, pastikan telah mendapatkan izin dari pemilik foto.

3.Waspadai tren viral. Jangan asal mengikuti tren mengubah wajah atau foto menggunakan AI, terutama jika layanan tersebut meminta akses atau data pribadi secara berlebihan.

4.Hindari mengunggah foto sensitif. Sebisa mungkin jangan mengunggah foto yang memuat dokumen identitas, kartu identitas, atau informasi pribadi lainnya.

BERITA LAINNYA

05 Oct 2026 09:26

Virtual Job Fair Spesial…

05 Oct 2026 09:26

Akhir Pendampingan KIM 2021