Waspada Scam Undangan Digital, Diskominfo Imbau Masyarakat Lebih Hati-hati
Maraknya penipuan berkedok undangan digital kembali menjadi perhatian setelah beredar kasus viral di media sosial yang menunjukkan modus pengiriman file undangan mencurigakan melalui aplikasi pesan instan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyampaikan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap pesan yang tidak dikenal, terutama yang berisi file atau tautan mencurigakan.
“Masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan berisi undangan digital yang tidak jelas asal-usulnya. Jangan langsung mengunduh atau mengklik sebelum memastikan kebenarannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaku biasanya memanfaatkan rasa penasaran korban dengan mengirimkan file yang tampak seperti undangan acara, seperti pernikahan atau kegiatan lainnya.
“Jika file tersebut dibuka atau diinstal, perangkat dapat terinfeksi malware yang memungkinkan pelaku mencuri data pribadi, mengambil alih akun, hingga mengakses layanan perbankan korban,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah cepat jika terlanjur membuka file mencurigakan, seperti memutus koneksi internet, menghapus aplikasi tidak dikenal, serta segera mengganti kata sandi akun penting.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital. Selalu lakukan verifikasi sebelum percaya dan jangan mudah tergiur dengan pesan yang mencurigakan,” tambahnya.
Dengan meningkatnya literasi digital dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan berbagai bentuk penipuan digital, termasuk scam undangan digital, dapat diminimalisir sehingga keamanan dan kenyamanan di ruang digital tetap terjaga.
Berikut Tips untuk Menghindari Scam Undangan Digital:
1. Jangan klik link/file sembarangan
2. Pastikan kiriman dari orang yang dikenal
3. Konfirmasi ke pengirim asli
4. Jangan instal file APK dari chat
5. Aktifkan keamanan (2FA, antivirus)