\

Waspada Penipuan Phishing! Kenali Modus Halaman Login Palsu

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber berupa phising dengan modus halaman login palsu yang saat ini semakin marak terjadi.


Modus ini dilakukan dengan membuat halaman login yang menyerupai situs atau aplikasi resmi, seperti media sosial, layanan perbankan, maupun platform digital lainnya. Tujuannya adalah untuk mengelabui korban agar memasukkan nama pengguna, kata sandi, kode OTP, atau informasi pribadi lainnya yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mengambil alih akun hingga melakukan penyalahgunaan terhadap data maupun rekening korban.


Kepala Bidang Sarana dan Prasarana TIK dan Persandian Diskominfo Kota Tangerang, Mohamad Muflih Sutisna, mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum memasukkan data pribadi pada suatu situs atau aplikasi.


"Masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap fenomena phishing yang saat ini semakin marak terjadi. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar mampu mengenali berbagai modus kejahatan siber dan tidak mudah menjadi korban penipuan di ruang digital," ujarnya, Senin (29/06/26).


Ia menjelaskan bahwa pelaku phising umumnya memanfaatkan tampilan situs yang dibuat sangat mirip dengan halaman resmi sehingga korban sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang mengakses situs palsu.


"Beberapa ciri halaman login palsu antara lain menggunakan alamat URL yang menyerupai situs resmi namun terdapat perbedaan ejaan atau ekstensi domain, kualitas tampilan grafis yang kurang baik, tidak menggunakan protokol keamanan HTTPS, serta sering menampilkan pop-up yang mengganggu untuk mengarahkan pengguna memasukkan data akun. Karena itu masyarakat harus selalu memeriksa alamat situs sebelum melakukan login," tambahnya.


Apabila menemukan indikasi halaman login palsu, masyarakat sebaiknya segera menutup halaman tersebut dan mengakses layanan hanya melalui aplikasi resmi.


Untuk mengurangi risiko menjadi korban phishing, masyarakat dapat menerapkan beberapa langkah berikut:

1.Gunakan fitur Anti-Phishing pada browser atau perangkat yang digunakan.

2.Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (Two-Factor Authentication/2FA).

3.Selalu periksa alamat URL sebelum memasukkan username dan kata sandi.

4.Aktifkan notifikasi atau peringatan aktivitas akun agar segera mengetahui apabila terjadi login mencurigakan.

5.Tingkatkan literasi digital dan jangan mudah percaya pada tautan yang dibagikan melalui pesan maupun media sosial.

BERITA LAINNYA

29 Jun 2026 13:20

Virtual Job Fair Spesial…

29 Jun 2026 13:20

Akhir Pendampingan KIM 2021