\

Waspada Modus Penipuan Daring Baru; Pesan Singkat Berkedok Paket Tertukar atau Hilang

Kejahatan siber semakin marak terjadi, khususnya pada bulan Ramadan ketika aktivitas belanja daring masyarakat cenderung meningkat. Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pesan singkat atau chat berkedok pemberitahuan paket tertukar atau hilang.

Pelaku biasanya mengatasnamakan jasa ekspedisi dan mengirimkan pesan berisi informasi bahwa paket korban mengalami kendala, seperti tertukar, tertahan, atau hilang. Dalam pesan tersebut, korban diminta mengklik tautan tertentu untuk melakukan konfirmasi data atau proses pengembalian dana.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang kian beragam.

“Kami imbau kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan ini, untuk waspada terhadap modus-modus kejahatan siber yang beredar. Jangan mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan pihak tertentu tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu,” ujarnya, Rabu (4/3/26).

Ia menjelaskan, modus pesan berkedok paket tertukar atau hilang saat ini sedang marak dilakukan oleh pelaku dengan memanfaatkan kepanikan korban.

“Modus pesan berkedok paket tertukar atau hilang sedang marak digencarkan pelaku yang mengatasnamakan ekspedisi. Pesan tersebut biasanya berisi keterangan paket bermasalah dan meminta korban memproses pengembalian dana melalui link palsu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mugiya menegaskan bahwa tautan palsu tersebut berpotensi mencuri data pribadi korban, seperti nomor identitas, data perbankan, hingga kode OTP.

“Link palsu ini dapat mengarahkan korban pada pencurian data pribadi bahkan dapat berujung pada peretasan rekening. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya,” tambahnya.

Dengan meningkatnya literasi digital dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan berbagai modus kejahatan siber dapat dicegah sehingga keamanan data dan transaksi digital tetap terjaga selama bulan Ramadan dan seterusnya.


Diskominfo Kota Tangerang juga mengingatkan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat, antara lain:

  • Tidak mengklik tautan dari pesan yang mencurigakan.

  • Melakukan pengecekan langsung melalui aplikasi atau situs resmi jasa ekspedisi.

  • Tidak membagikan data pribadi, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun.

  • Segera melaporkan indikasi penipuan ke pihak berwenang atau melalui kanal pengaduan resmi.

BERITA LAINNYA

04 Mar 2026 14:24

Virtual Job Fair Spesial…

04 Mar 2026 14:24

Akhir Pendampingan KIM 2021