UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Gelar Rapat Bahas Rancangan Perwal Rencana Aksi Pengelolaan Pengaduan
UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (PRKK) menggelar rapat pembahasan tentang Rencana Aksi Pengelolaan Pengaduan Tahun 2026–2029 bersama Pemerintah Provinsi dan perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), di Tangerang Live Room, Selasa (9/12/25).
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk mensinergikan kebijakan pengelolaan pengaduan antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, agar sejalan dengan roadmap pengelolaan pengaduan nasional yang tengah dirumuskan oleh KemenPAN-RB.
“Kami melakukan rapat dalam rangka pembahasan dan penyusunan dokumen rencana aksi pengelolaan pengaduan pelayanan publik tahun 2026–2029. Pada kesempatan ini, kami bersama Pemerintah Provinsi serta perwakilan KemenPAN-RB melakukan pembahasan terkait dokumen yang sedang kami susun, tujuannya diharapkan adanya harmonisasi kebijakan terkait pengelolaan pelayanan publik baik dalam tingkat pusat maupun provinsi. Dimaksudkan agar selaras dengan dokumen roadmap pengelolaan pengaduan yang sedang disusun oleh KemenPAN-RB,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyusunan rencana aksi dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari KemenPAN-RB agar kebijakan pengelolaan pengaduan di tahun mendatang sesuai perkembangan roadmap terbaru.
“Dokumen ini kami susun dengan mempertimbangkan masukan dari KemenPAN-RB untuk arah kebijakan pengelolaan pengaduan di tahun mendatang menyikapi adanya roadmap terbaru dan bagaimana memperkuat koordinasi dan supervisi dengan tingkat provinsi,” sambungnya.
Melalui penyusunan rencana aksi ini, Pemkot Tangerang berharap mekanisme penanganan aduan dapat semakin optimal, terutama untuk laporan yang memerlukan penanganan lintas instansi.
“Harapannya, aduan yang masuk melalui kanal resmi Kota Tangerang, terutama yang membutuhkan koordinasi lintas instansi, dapat ditangani lebih optimal demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.” tutupnya.