Permintaan Ambulan Gratis dan Evakuasi Hewan Liar Menduduki Peringkat Pengaduan Teratas Tangerang Siaga 112
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melalui UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (PRKK) mencatat laporan Tangerang Siaga 112 sebanyak 3.521 laporan periode November 2025. Layanan ambulan gratis dan evakuasi hewan liar menjadi dua kategori pengaduan tertinggi yang diterima Tangerang Siaga 112.
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota, Muhammad Iqbal mengungkapkan jumlah dan jenis panggilan yang mendominasi selama masa periode November 2025.
“Dalam penyelenggaraan layanan Tangerang Siaga 112, kami menerima total 3.521 panggilan, dengan 93 di antaranya merupakan panggilan gawat darurat. Pada November 2025, laporan terbanyak yang kami terima adalah permintaan layanan ambulans gratis serta penanganan hewan liar di Kota Tangerang. Selain itu, kami juga menangani sejumlah laporan kegawatdaruratan lainnya, seperti kabel menjuntai, kecelakaan, dan evakuasi orang tidak dikenal,” ungkapnya, Jumat (5/12/2025).
Iqbal juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan selama beraktivitas.
“Seiring meningkatnya intensitas hujan pada beberapa minggu terakhir serta memasuki masa kesiapsiagaan bencana menjelang akhir tahun 2025, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berada di jalan, khususnya ketika hujan turun, guna menghindari kecelakaan maupun kejadian gawat darurat lainnya. Apabila masyarakat menemukan situasi darurat di sekitarnya, kami mengajak untuk segera memanfaatkan layanan Tangerang Siaga 112 sebagai kanal pelaporan resmi kejadian gawat darurat.” tambahnya.
Petugas Tangerang Siaga 112 merespon setiap laporan dengan melakukan koordinasi antar-OPD, mulai dari Dinkes hingga Damkar, untuk memastikan penanganan sesuai standar operasional. Layanan ini beroperasi 24 jam tanpa biaya dan dapat diakses masyarakat melalui panggilan darurat 112.
Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas layanan darurat demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.