Pekan Pertama Tahun 2026, Lapor Laksa Mencatat 334 Laporan
Lapor Laksa mencatat sebanyak 334 laporan yang diterima Pemerintah Kota Tangerang selama periode 2-9 Januari 2026. Lima laporan tertinggi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), jalanan rusak, serta dokumen kependudukan.
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota, Muhammad Iqbal Santoso, menjelaskan bahwa dari total laporan tersebut, sebagian besar telah ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
“Pada pekan pertama di tahun 2025 kami menerima 334 laporan dari masyarakat dengan total 240 laporan selesai, 18 laporan di proses, dan 76 laporan menunggu tindak lanjut berkaitan dengan aduan kompleks, seperti perbaikan infrastruktur jalan,” ujarnya, Jumat (9/1/26).
Ia menyebutkan lima kategori laporan tertinggi yang disampaikan masyarakat masih didominasi persoalan PJU, jalan rusak, permohonan informasi dokumen kependudukan, gangguan layanan air PDAM, serta laporan terkait administrasi kependudukan.
“Laporan tertinggi masih terkait lampu PJU, kemudian laporan jalan rusak, permohonan informasi mengenai kartu keluarga, laporan air PDAM tidak mengalir, dan laporan yang meningkat pada pekan ini mengenai pengajuan pindah datang di Kota Tangerang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iqbal mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan kanal pengaduan resmi yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan keluhan pelayanan publik.
“Mengawali tahun 2026, kami imbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan aspirasi dan pengaduan melalui Lapor Laksa sebagai platform pengaduan pelayanan publik di Kota Tangerang,” tutupnya.
Melalui Lapor Laksa, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.