Memperingati Hari Raya Nyepi, Mari Mengenal Pura Agung Kertajaya di Kota Tangerang
Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat Pura Agung Kertajaya sebagai salah satu tempat ibadah umat Hindu di Kota Tangerang.
Pura Agung Kertajaya diresmikan pada tahun 1989 dan hingga kini menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi kurang lebih 500 kepala keluarga, baik yang berasal dari Kota Tangerang maupun dari luar daerah.
Keberadaannya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi cerminan kehidupan masyarakat yang rukun dalam keberagaman.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyampaikan bahwa Hari Raya Nyepi mengandung makna mendalam yang dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat.
“Kota Tangerang adalah rumah bagi berbagai keberagaman. Melalui momentum Nyepi ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, dan memperkuat persatuan,” ujarnya, Selasa (18/3/26).
Sementara itu, salah satu panitia Pura Agung Kertajaya, Purwanti, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan Nyepi telah dilakukan secara bertahap.
“Untuk persiapan Nyepi, kami sudah memulai sejak kemarin dengan melaksanakan melasti di Tanjung Pasir yang diwakili beberapa pengurus pura, sebagai bentuk penghormatan juga terhadap bulan Ramadan. Saat ini, kami sedang menyiapkan sarana upakara tawur, kemudian akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Brata Penyepian selama 36 jam,” jelasnya.
Ia juga berharap perayaan Nyepi dapat membawa kedamaian bagi seluruh makhluk hidup.
“Kami berharap melalui Nyepi ini, keheningan dan kedamaian dapat dirasakan oleh semua makhluk hidup sehingga tercipta kebahagiaan sejati,” tambahnya.
Purwanti turut menambahkan bahwa pelaksanaan Nyepi tahun ini berjalan beriringan dengan momentum keagamaan lainnya, namun tetap mengedepankan sikap saling menghormati.
“Selain berdekatan dengan Idul Fitri, Nyepi tahun ini juga berbarengan dengan kegiatan di wihara. Semua berjalan dengan saling menghargai, karena masing-masing memiliki tujuan yang baik,” ungkapnya.
Dengan mengenal lebih dekat Pura Agung Kertajaya, diharapkan masyarakat Kota Tangerang dapat semakin memahami makna Hari Raya Nyepi sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.