Mau Cek Keamanan Digital? Diskominfo Bagikan Rekomendasi Tools untuk Lindungi Keamanan Informasi
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, keamanan informasi menjadi hal yang semakin penting. Masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan menggunakan berbagai perangkat pendukung untuk membantu menjaga keamanan data pribadi serta aktivitas di ruang digital.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang membagikan sejumlah rekomendasi tools yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membantu meningkatkan keamanan informasi dan melindungi data pribadi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan, pemanfaatan tools keamanan informasi dapat menjadi salah satu upaya masyarakat untuk meningkatkan perlindungan terhadap data dan akun digital.
“Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai tools keamanan informasi yang tersedia untuk membantu menjaga data pribadi dan akun digital. Namun, penggunaannya juga perlu diiringi dengan kewaspadaan dan pemahaman agar masyarakat dapat mengenali potensi ancaman di ruang digital,” ujarnya, Senin (31/08/26).
Ia berharap, edukasi mengenai keamanan digital dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan informasi saat menggunakan berbagai layanan digital.
“Kami ingin meningkatkan literasi digital masyarakat terkait keamanan informasi, agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga data pribadi serta dapat memanfaatkan teknologi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab,” harapnya.
Berikut sejumlah rekomendasi tools yang dapat digunakan untuk membantu melindungi keamanan informasi:
1. Manajer Kata Sandi
Manajer kata sandi merupakan alat yang dapat membantu menyimpan dan mengelola berbagai kata sandi secara aman. Tools ini juga dapat membantu menghasilkan kata sandi yang kuat sehingga pengguna tidak perlu menggunakan kata sandi yang sama untuk setiap akun. Beberapa contoh aplikasi manajer kata sandi yang populer antara lain LastPass, 1Password, dan Bitwarden.
2. Periksadata.com
Periksadata.com merupakan situs yang memungkinkan pengguna memeriksa apakah alamat email yang digunakan pernah terindikasi dalam kebocoran data. Pengguna dapat memperoleh informasi mengenai sumber kebocoran, waktu terjadinya, jenis data yang terdampak, serta rekomendasi langkah yang dapat dilakukan apabila menjadi korban kebocoran data.
3. VirusTotal.com
VirusTotal.com dapat digunakan untuk menganalisis alamat IP, URL, maupun file yang dicurigai mengandung malware. Tools ini dapat membantu pengguna memeriksa apakah suatu file atau alamat tertentu memiliki indikasi ancaman berdasarkan hasil pemeriksaan dari berbagai sumber keamanan.
4. AduanNomor.id
AduanNomor.id merupakan portal yang digunakan masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan nomor seluler yang diduga digunakan untuk melakukan penipuan. Dalam melakukan laporan, pengguna perlu melampirkan bukti pendukung, seperti tangkapan layar SMS, rekaman percakapan, atau bukti lain yang berkaitan dengan dugaan penipuan, serta identitas pelapor.
5. CekRekening.id
CekRekening.id merupakan portal yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai rekening yang diduga terindikasi melakukan tindak pidana terkait transaksi elektronik. Melalui layanan ini, masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan melaporkan rekening yang diduga digunakan untuk aktivitas yang merugikan, sehingga dapat membantu menciptakan lingkungan transaksi elektronik yang lebih aman.
6. Aplikasi MFA (Multi-Factor Authentication)
MFA (Multi-Factor Authentication) merupakan metode keamanan yang mengharuskan pengguna menggunakan dua atau lebih faktor autentikasi sebelum dapat mengakses akun atau sistem. Penerapan MFA memberikan lapisan keamanan tambahan sehingga akses ke akun tidak hanya bergantung pada kata sandi. Beberapa contoh aplikasi atau perangkat MFA antara lain Google Authenticator, Authy, YubiKey, dan LastPass Authenticator.