Lapor Laksa Terima 237 Pengaduan dalam Sepekan, Laporan PJU dan Kependudukan Masih Mendominasi
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melalui UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (PRKK) mencatat sebanyak 237 pengaduan masuk melalui kanal Lapor Laksa dalam periode satu pekan terakhir. Dari jumlah tersebut, laporan terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) serta administrasi kependudukan masih menjadi kategori yang paling banyak diterima dan dikeluhkan masyarakat.
Kepala UPT PRKK, Muhammad Iqbal, menjelaskan perkembangan laporan yang diterima selama rentang waktu 28 November hingga 5 Desember 2025.
“Pada periode 28 November hingga 5 Desember 2025, tercatat sebanyak 237 laporan yang masuk dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, 159 laporan telah berhasil diselesaikan oleh OPD terkait. Laporan tertinggi masih didominasi oleh permasalahan lampu PJU sebanyak 23 laporan di beberapa titik Kota Tangerang, disusul laporan terkait bantuan sosial yang mengalami peningkatan, serta permohonan informasi layanan administrasi,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Ia juga menambahkan terkait sejumlah laporan yang masih dalam proses penanganan oleh perangkat daerah.
“Dari total laporan tersebut, 159 telah ditangani secara tuntas. Sementara itu, masih terdapat 62 laporan yang menunggu tindak lanjut dan 16 laporan yang saat ini dalam proses oleh perangkat daerah. Laporan-laporan yang membutuhkan waktu lebih panjang umumnya berkaitan dengan aduan kompleks, seperti perbaikan infrastruktur jalan,” tambahnya.
Seluruh aduan yang masuk ditindaklanjuti melalui mekanisme koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap laporan diproses secara berjenjang, mulai dari tahap verifikasi awal hingga pelaksanaan penanganan di lapangan. Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap pengaduan memperoleh tindak lanjut yang tepat.
Pemerintah Kota Tangerang berharap penanganan berbagai keluhan masyarakat dapat berjalan semakin cepat dan tepat sasaran. Melalui kolaborasi lintas OPD, pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan publik serta memastikan setiap laporan warga menjadi dasar perbaikan berkelanjutan demi terciptanya pelayanan yang lebih responsif dan transparan.