Kaleidoskop 2025: Bidang E-Government Diskominfo Perkuat Layanan Digital Melalui Pembaruan Aplikasi
Sepanjang tahun 2025, Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang terus memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui pembaruan dan optimalisasi berbagai aplikasi layanan publik. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung efektivitas kinerja perangkat daerah. Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kota Tangerang, Rizky Febriyanto Sunaryo, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah melakukan pembaruan terhadap 47 aplikasi layanan pemerintahan, baik yang digunakan oleh masyarakat maupun internal Pemerintah Kota Tangerang. “Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025 kami mencatat telah melakukan peningkatan terhadap 47 aplikasi layanan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pengembangan Sobat Dukcapil V2, yang dikembangkan dari versi sebelumnya agar masyarakat dapat mengajukan layanan dengan lebih mudah dan cepat, user friendly, dilengkapi fitur pelacakan status pelayanan, serta memungkinkan pengguna mengunduh hasil layanan secara mandiri,” jelas Rizky. Ia menambahkan, pembaruan juga dilakukan pada aplikasi Perizinan Online dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna menyesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi terbaru. “Selain itu, Perizinan Online V2 telah kami luncurkan pada awal tahun 2025 dengan berbagai pembaruan fitur. Proses pengajuan kini lebih sederhana, pelacakan status perizinan lebih mudah, serta ditambahkan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam yang terintegrasi dengan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan),” “Aplikasi SPMB, yang sebelumnya dikenal sebagai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), kami kembangkan menyesuaikan dengan regulasi terbaru. Pengembangan dilakukan melalui dua versi mobile berbasis Android dan iOS, aplikasi SPMB Mandiri untuk masyarakat, aplikasi Pra-SPMB sebagai tahap verifikasi awal, serta aplikasi SPMB untuk operator atau admin yang disesuaikan dengan petunjuk teknis terbaru,” tambahnya. Selain itu, pengembangan juga dilakukan pada sejumlah aplikasi pendukung layanan publik lainnya. “Kami juga melakukan pengembangan pada Tangerang LIVE dengan penambahan fitur Bank Pohon, SAKTI Whistleblower, dan SIPANTAU. Sementara pada Tangerang AYO ditambahkan fitur face recognition untuk akses aplikasi. Adapun aplikasi Tangerang Kota dikembangkan dengan tampilan yang lebih menarik, user friendly, serta dilengkapi fitur berita kota sebagai kanal rilis resmi Pemerintah Kota Tangerang,” ungkap Rizky. Ia berharap seluruh aplikasi yang telah dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan aparatur. “Harapannya seluruh aplikasi yang telah dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun aparatur. Ke depan, kami akan terus menyesuaikan pengembangan aplikasi dengan perkembangan teknologi serta membuka peluang kolaborasi guna menghadirkan layanan publik yang semakin mudah dan responsif,” tutupnya.