\

Jangan Lengah! Tempat Ramai Justru Jadi Incaran Utama Pelaku Fake BTS

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber yang memanfaatkan Fake BTS atau Base Transceiver Station palsu.

Fake BTS merupakan perangkat ilegal yang digunakan untuk meniru BTS resmi milik operator seluler. Modus ini dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk mengirimkan pesan singkat (SMS) palsu, mencuri data pribadi, hingga mengambil informasi keuangan pengguna ponsel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap SMS yang mengatasnamakan instansi, operator seluler, maupun lembaga keuangan.

“Masyarakat perlu semakin waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang terus berkembang, salah satunya melalui Fake BTS. Jangan mudah memberikan data pribadi atau mengakses tautan yang dikirim melalui SMS tanpa memastikan terlebih dahulu keaslian sumbernya. Kewaspadaan menjadi langkah utama untuk melindungi data pribadi dan menghindari kerugian,” imbaunya, Senin (03/08/26).

Ia menjelaskan, pelaku biasanya memanfaatkan Fake BTS untuk mengirimkan SMS phishing kepada korban dengan meniru sinyal resmi operator seluler.

“Pelaku biasanya memanfaatkan Fake BTS untuk mengirimkan SMS phishing kepada korban dengan meniru sinyal resmi operator. Selain itu, pelaku juga dapat mencegat SMS masuk, termasuk kode OTP dari layanan perbankan, kemudian mengubah isi pesan atau menambahkan tautan phishing untuk mencuri data maupun informasi keuangan korban,” jelasnya.


Untuk menghindari menjadi korban kejahatan siber melalui Fake BTS, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:

1.Waspadai SMS yang mencurigakan, terutama yang meminta data pribadi atau berisi tautan.

2.Jangan mengklik tautan yang dikirim melalui SMS apabila sumbernya tidak jelas atau mencurigakan.

3.Verifikasi keaslian pesan dengan menghubungi pihak resmi melalui saluran komunikasi yang terpercaya.

4.Gunakan aplikasi autentikasi dua faktor (authenticator) sebagai alternatif kode OTP melalui SMS apabila layanan tersebut tersedia.

5.Jika sinyal seluler tiba-tiba menurun drastis atau tidak normal, tetap waspada terhadap kemungkinan adanya aktivitas Fake BTS di sekitar lokasi.

BERITA LAINNYA

03 Aug 2026 09:41

Virtual Job Fair Spesial…

03 Aug 2026 09:41

Akhir Pendampingan KIM 2021