Dorong Implementasi PP Tunas, Diskominfo Maksimalkan Peran KIS di Sekolah
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Komunitas Informasi Sekolah (KIS) Volume 1 Tahun 2026 dengan tema “Peran KIS dalam Menjalankan PP Tunas di Sekolah”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan SMP se-Kota Tangerang dan diselenggarakan di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (21/4/26).
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas KIS dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, khususnya dalam hal edukasi, penyebaran informasi, serta penguatan karakter peserta didik di era digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyampaikan bahwa pembentukan KIS merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem informasi di lingkungan pendidikan.
“KIS dibentuk sebagai upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk menghadirkan ruang kolaborasi di lingkungan sekolah, guna memperkuat literasi digital serta memastikan informasi yang beredar dapat dikelola secara bijak, edukatif, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia menegaskan keterkaitan langsung antara KIS dan implementasi PP Tunas di sekolah.
“Melalui KIS, implementasi PP Tunas dapat diperkuat, karena KIS berperan sebagai media edukasi dan diseminasi nilai-nilai kebijakan tersebut, sehingga dapat dipahami dan diterapkan secara nyata oleh seluruh warga sekolah,” ungkapnya.
Ia berharap, berbagai upaya yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi semua pihak terhadap pentingnya perlindungan anak di ruang digital.
“Dengan upaya ini, kami berharap perlindungan anak di ruang digital dapat semakin optimal melalui sosialisasi KIS. Tidak hanya memberikan pemahaman kepada siswa, tetapi juga mendorong peran aktif guru dan orang tua dalam mendampingi penggunaan teknologi, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, aman, dan bijak dalam berinternet,” ujarnya.
Salah satu siswa SMP Al Mustofa, Muhammad Satrio Oktakani, mengaku senang dan teredukasi terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat seru dan edukatif karena terdapat kuis interaktif, sehingga kami bisa belajar sambil bermain,” tutupnya.