Diskominfo Imbau Masyarakat Waspada 5 Modus Kejahatan Siber Terbaru
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Perkembangan teknologi membuat modus penipuan semakin beragam. Pelaku tidak hanya mengandalkan pesan atau tautan mencurigakan, tetapi juga dapat memanfaatkan suara, wajah, video palsu, hingga file berbahaya untuk meyakinkan korban.
Berikut lima modus kejahatan siber yang perlu diwaspadai masyarakat:
1. Impersonasi AI
Pelaku memanfaatkan teknologi AI untuk memalsukan suara, wajah, maupun video seseorang. Modus ini dapat digunakan untuk menimbulkan kepanikan dan mendorong korban segera melakukan transfer uang.
2. Deepfake
Pelaku membangun hubungan emosional dengan korban, kemudian memanfaatkan foto atau teknologi deepfake sebagai alat untuk melakukan pemerasan.
3. Quishing
Quishing merupakan modus penipuan yang memanfaatkan QR code palsu yang dapat disebarkan melalui QR, SMS, pesan percakapan, maupun poster. QR code tersebut dapat mengarahkan korban ke situs berbahaya untuk mencuri data kartu atau melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kerugian finansial.
4. Click Fix
Dalam modus ini, korban diarahkan ke situs palsu yang memberikan instruksi teknis tertentu. Tanpa disadari, langkah yang dilakukan korban justru dapat membuat perangkat terinfeksi atau memberikan akses kepada pelaku.
5. Malware melalui WhatsApp
File yang tampak biasa, seperti invoice, foto, maupun installer, dapat menjadi pintu masuk malware ketika dikirim melalui WhatsApp. Jika dibuka atau dipasang tanpa kehati-hatian, file tersebut dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat dari jarak jauh.
Berikut beberapa langkah sederhana ketika menerima pesan atau permintaan yang mencurigakan:
Berhenti 10 detik. Jangan langsung panik atau mengikuti permintaan. Berikan waktu untuk berpikir sebelum merespons.
Lakukan callback ke nomor resmi. Jika menerima permintaan dari seseorang atau instansi, lakukan konfirmasi melalui nomor resmi yang tersedia.
Jangan memindai QR dari pesan. Hindari memindai QR code yang dikirim melalui chat atau SMS tanpa memastikan sumbernya.
Jangan memasang file yang mencurigakan. Hindari membuka atau menginstal file yang tidak diketahui asalnya.
Jangan menempelkan kode atau perintah dari browser. Jangan melakukan paste perintah yang diminta oleh situs atau pihak yang tidak dikenal ke konsol maupun browser.