Bijak di Era Digital: 5 Istilah Digital Parenting yang Wajib Dipahami Orang Tua
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat anak-anak tumbuh dalam lingkungan internet dan perangkat digital. Kondisi ini menuntut orang tua untuk memahami konsep digital parenting, yaitu pola pengasuhan anak di era serba digital. Digital parenting merupakan pendekatan orang tua dalam mendampingi, mengawasi, serta mengarahkan anak saat menggunakan teknologi digital, mulai dari ponsel pintar, media sosial, hingga berbagai platform daring. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa pemahaman orang tua terhadap istilah-istilah dalam dunia digital menjadi kunci dalam menciptakan pola asuh yang adaptif. “Dengan pemahaman yang tepat, orang tua dapat membantu anak memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus meminimalisir berbagai risiko di dunia digital,” jelasnya. Ia menambahkan, literasi digital yang baik dalam keluarga akan menciptakan lingkungan digital yang sehat dan aman bagi anak. “Melalui pendampingan dari orang tua, anak dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, tanpa mengabaikan aspek keamanan.” tutupnya. Berikut beberapa istilah dalam digital parenting yang penting untuk diketahui oleh orang tua: 1. Screen Time 2. Cyberbullying 3. Digital Footprint 4. Parental Control
Screen time adalah durasi waktu yang dihabiskan anak untuk menggunakan perangkat digital seperti ponsel, tablet, komputer, atau televisi.
Cyberbullying merupakan tindakan perundungan yang terjadi di dunia digital, baik melalui media sosial, pesan singkat, maupun platform daring lainnya.
Digital footprint atau jejak digital adalah rekam jejak aktivitas seseorang di internet, seperti unggahan media sosial, komentar, hingga riwayat pencarian.
Parental control adalah fitur pengaturan yang memungkinkan orang tua mengawasi serta membatasi konten yang dapat diakses anak di perangkat digital.
Oversharing adalah kebiasaan membagikan terlalu banyak informasi pribadi di internet.